Syarat Memiliki Sertifikasi Auditor SMK3 2019

Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) adalah standar manajemen yang harus dimiliki oleh perusahaan yang melaksanakan proyek dengan tingkat risiko yang tinggi terhadap keselamatan, seperti proyek pertambangan dan konstruksi. Dan audit internal mutlak dibutuhkan oleh perusahaan oleh auditor yang memiliki sertifikasi Auditor SMK3 sebagai bentuk dari kepatuhan perusahaan pada standar kesehatan dan keselamatan kerja (K3) proyek yang ditetapkan regulasi.

Sebuah perusahaan yang mempekerjakan lebih dari 100 orang memang diharuskan untuk memiliki sertifikasi sistem manajemen keamanan keselamatan dan juga kesehatan pekerja. Itu menjadi salah satu perintah dari Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012. Sudah seharusnya dan sebaiknya Setiap perusahaan yang memang memiliki bidang memperkerjakan orang memenuhi standarisasi keselamatan para pekerjanya. Selain bisa memenuhi syarat ketentuan yang ditentukan oleh pemerintah khususnya Depnaker, juga ada keuntungan lain yang pastinya bisa didapatkan.

Perusahaan akan bisa mendapatkan feedback dari keselamatan kerja tersebut dimana para pekerja bisa bekerja dengan cara yang lebih efektif. Mereka juga akan memberikan kinerja terbaiknya untuk pihak perusahaan. Tapi jauh tentu ini akan berdampak pada Kemajuan dan perkembangan perusahaan itu sendiri.

Apakah Anda sedang mencari apa saja yang dibutuhkan untuk lulus ujian sertifikasi auditor SMK3? Silahkan kunjungi jasa konsultan iso baca disini lebih detail dan juga lengkapnya..

Syarat Memiliki Sertifikasi Auditor SMK3

Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) telah ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 yang merupakan implementasi dari standar K3 internasional yang baru. Untuk itu diperlukan internal audit terhadap sistem manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang dilakukan oleh seorang auditor SMK3.

Seseorang baru bisa mendapatkanĀ  sertifikasi Auditor SMK3 hanya setelah mengikuti diklat dan menyelesaikan ujian sertifikasi. Berikut poin besar dalam syarat-syarat untuk mendapatkan sertifikat SMK3.

  • Mengetahui dan memahami mengenai implementasi standar-standar SMK3.
  • Memahami regulasi pemerintah yang mengatur mengenai standar kesehatan dan keselamatan kerja (K3).
  • Mampu melakukan audit dan memahami semua elemen yang berhubungan dengan audit internal SMK3.
  • Mampu merencanakan, membuat persiapan, dan melakukan audit dengan benar dan akurat serta sesuai standar audit.
  • Mampu membuat laporan audit yang akurat dan kredibel.
  • Mengetahui dan memahami dengan benar peran dan tanggung jawab seorang auditor SMK3.

Syarat administratif untuk menjadi seorang auditor SMK3 adalah harus memiliki pendidikan terakhir minimal D3 dari segala disiplin keilmuan, dan telah memiliki sertifikat Ahli K3 dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Diklat sertifikasi Auditor SMK3 umumnya dilakukan oleh lembaga-lembaga sertifikasi yang telah mendapatkan izin dari kementerian dan telah terdaftar dalam Asosiasi Lembaga Pelatihan K3 Indonesia (ALPK3-I).

Dengan adanya program sertifikasi ini diharapkan akan semakin banyak auditor yang mampu melakukan audit internal sesuai dengan PP No.50 Tahun 2012 Tentang K3, serta menyiapkan auditor yang memiliki kompetensi dan dapat bekerja secara profesional, serta mampu menjalankan prinsip-prinsipĀ  dan elemen-elemen dalam standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Demi terwujudnya lingkungan kerja yang aman dan nyaman, serta meningkatkan produktivitas pekerja.